Cari Blog Ini

Lembayung Hujan

Ingin bercerita tentang kelembutan hujan,
apa saja.
Cara dia menyentuh,
cara dia bersuara,
cara dia terjatuh,
cara dia menyapa kemarau,
cara dia berhujan. 


Berat. 

Lisanku lepuh, batinku bingung, 
renunganku putus.
Aku yakin,
bukan itu cara langit menangis,
Aku juga yakin bukan itu cara dia berkeluh kesah.

Hujan itu puisi,
hujan itu nyanyian termerdu,
hujan itu bagian hidupku. 

Bagaimana caraku,
untuk menyampaikan surat ini untukmu hujan,
sementara disini kering memasir,
mendung tetapi tak turun.

Apa angin terlalu cepat datang, 
disaat awan mengepul untuk mengundangmu? 

Atau begini mungkin tepat,
Tuhan belum menitahmu untuk turun disini,
sebagai rizqy untukku?
Tuhan Aku rindu hujan.

Lintang Sastra.
Kairo, 19 November 2012.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini